Kuliah Tamu Mata Kuliah Sosio Ekologi Tapal Kuda: Menggali Potensi Ekonomi Sumber Daya Alam dan Pembangunan Masyarakat
Jember - Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember Senin 26 Mei 2025,kembali menyelenggarakan kuliah tamu dengan tema "Ekonomi Sumber Daya Alam dan Pembangunan Masyarakat" dalam mata kuliah Sosio Ekologi Tapal Kuda. Seminar ini diikuti oleh semua mahasiswa yang menempuh mata kuliah tersebut.
Bertempat di aula perpustakaan, kuliah tamu ini dihadiri oleh lebih dari 90 peserta, mahasiswa Tadris Biologi, mahasiswa Pascasarjana, dan juga dari komunitas pecinta alam. Hadir sebagai pemateri, Dr. Nikmatul Masruroh, M.E.I., Kaprodi S2 Ekonomi Syariah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember, dan Dr. Wiwin Maisyaroh, M. Si. (Koorprodi Tadris Biologi) bertindak sebagai moderator dalam kegiatan ini. Dalam paparannya, Ibu Nikmah menyampaikan bahwa sumber daya alam merupakan faktor penting dalam kegiatan produksi, bahkan 70% kegiatan ekonomi di Indonesia masih bergantung pada SDA. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan berkelanjutan yang krusial untuk memastikan keberlangsungan sumber daya alam dan pembangunan masyarakat.
Kuliah tamu ini membahas pemanfaatan sumber daya alam secara efisien dan mencari keseimbangan antara kebutuhan manusia dan keterbatasan SDA. Cara yang paling dasar adalah dengan menyadarkan masyarakat akan permasalahan yang mereka miliki, salah satunya dengan program Kampung SDG's. Salah satu contoh Kampung SDG's di Jember berada di Desa Sukorejo, yang telah menunjukkan keberhasilan dalam pengelolaan sumber daya alam dan pembangunan masyarakat. Untuk menyeimbangkan kegiatan ekonomi dengan ekologi, diperlukan integrasi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan, yaitu mencukupi kebutuhan generasi sekarang tanpa mengorbankan kemampuan generasi masa depan untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.
Menurut Ibu Nikmah, beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencapai keseimbangan ini perlu dilakukan perlindungan dan pemanfaatan yang bijaksana dengan menjaga kualitas serta kuantitasnya secara berkelanjutan. Penggunaan teknologi ramah lingkungan yang efisien, pengurangan kerugian ekonomi akibat eksploitasi berlebihan, serta peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat menjadi langkah penting dalam memastikan keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.
Antusiasme peserta sangat tinggi, mereka tergugah tentang bagaimana cara generasi muda bisa berkiprah di daerah masing-masing di tengah isu mencari kemapanan di ibu kota. Banyak lahan di pedesaan saat ini produktivitas nya berkurang karena SDM yang semakin berkurang. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan dapat mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam pembangunan masyarakat. (FA & WM)

