Dosen Tadris Biologi UIN KHAS Jember Ikuti Bootcamp Ecotheology Studies di Kampung Wisata Kopi Jatiarjo Prigen Pasuruan
Pasuruan — Lima dosen Tadris Biologi UIN KHAS Jember yaitu Dr. Husni Mubarok, S.Pd., M.Si., Bayu Sandika, M.Si., Imaniah Bazlina Wardani, M.Si., Heni Setyawati, S.Si., M.Pd., termasuk Koordinator Program Studi Tadris Biologi Dr. Wiwin Maisyaroh, M.Si., mengikuti Bootcamp Ecotheology Studies: Multidisciplinary Approaches yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025 oleh UIN KHAS Jember. Kegiatan ini berlangsung dua tahap, yaitu pada 9–10 Oktober di Kampus UIN KHAS Jember dan berlanjut pada 16–19 Oktober 2025 di Kampung Wisata Kopi, Desa Jatiarjo, Prigen, Pasuruan.
Bootcamp yang diinisiasi oleh Wakil Rektor I bidang Akademik dan Pengembangan KelembagaanUIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si. menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten, antara lain Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag. (Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI), Prof. Arif Zamhari, M.Ag., Ph.D. (Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Prof. Luchman Hakim, S.Si., M.Agr.Sc., Ph.D. (Direktur DRPM Universitas Brawijaya), Dr. Nur Kafid, S.Th.I., M.Sc. (Kasubdit Litapdimas Kemenag RI), dan Fainta Susilo Negoro (Pendiri dan Chairperson Jaga Semesta Foundation).
Dalam workshop yang berlangsung di lereng Gunung Arjuno tersebut, para peserta diajak untuk mengkaji konsep ekoteologi melalui berbagai perspektif keilmuan, termasuk biologi dan ekologi. Peserta diajak melakukan praktek berupa observasi dan wawancara dengan seluruh lapisan masyarakat desa Jatiarjo untuk menggali potensi dan permasalahan yang ada. Para peserta juga diminta menulis artikel ilmiah popular yang nantinya akan dibukukan sebagai outcome kegiatan ini. Sementara itu, para dosen Tadris Biologi memfokuskan tulisannya pada potensi alam Desa Jatiarjo yang kaya sumber mata air, memiliki tradisi ruwatan air, serta potensi tanaman kopi yang sudah mendunia. Tulisan tersebut menghubungkan nilai-nilai teologis dengan disiplin ilmu biologi seperti ekologi, biosistematika hewan dan tumbuhan, serta fisiologi tumbuhan.
Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kebijakan ekoteologi kampus yang termasuk salah satu dari delapan program prioritas Kementerian Agama tahun 2025–2029, Nantinya kampus UIN KHAS Jember akan menginisiasi program desa binaan melalui “kampus-kampung”. Prof. Amal juga berharap hasil workshop ini agar dikembangkan menjadi sebuah proposal penelitian dan diajukan Program MoRA the Air Fund. Sementara itu, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag. juga mengapresiasi kegiatan ini dan menjelaskan bahwa workshop ini merupakan yang pertama dilakukan oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia, dalam hal ini diinisasi oleh UIN KHAS Jember. (HM)

